Yoga atau Pilates, Manakah yang Cocok untuk Anda?

img source: pexels.com

Yoga dan pilates seringkali menjadi pilihan olahraga seseorang untuk menjaga kebugaran tubuh. Kedua jenis olahraga ini juga acap kali dianggap mempunyai karakteristik yang sama. Padahal yoga dan pilates memiliki banyak perbedaan. Mungkin saat ini Anda sedang bingung memilih olahraga yang mana yang tepat untuk Anda. Yoga dan pilates sama-sama baik untuk kesehatan, tetapi memiliki tujuan yang berbeda.

Nah, agar tidak bingung menentukan olahraga mana yang tepat untuk kondisi Anda, berikut kami rangkum karakteristik yoga dan pilates, apa saja persamaan dan perbedaaannya, dan apa manfaatnya untuk kesehatan Anda. Harapan kami, setelah membaca ulasan ini Anda tidak perlu bingung lagi.

1. Yoga

img source: webmd.com

Awal Mula

Yoga diketahui sudah ada sejak 5000 tahun yang lalu di India. Ada pula yang menyebutkan yoga sudah eksis pada masa kejayaan peradaban Lembah Sungai Indus. Para sejarawan hingga saat ini belum mencapai kata sepakat kapan persisnya yoga mulai diciptakan. Pada intinya, yoga merupakan jenis olahraga yang sudah sangat tua. Sejak zaman dahulu, masyarakat India baik penganut Hindu, Buddha dan Jaina sudah mempraktekkan yoga.

Seiring berjalannya waktu, yoga mengalami perkembangan dan menghasilkan beragam jenis latihan yoga. Pada 1980, seorang guru yoga Swami Vivekananda melakukan tur Eropa dan Amerika untuk memperkenalkan yoga sehingga yoga lebih dikenal masyarakat luas. Saat ini tempat latihan yoga pun sangat mudah ditemui dan Anda bisa memilih jenis yoga sesuai kebutuhan Anda, antara lain hatha yoga, bikram yoga, iyengar yoga, vinyasa yoga, yin yoga, pre-natal yoga dan lain-lain.

Karakteristik Latihan Yoga

Yoga memiliki karakteristik latihan dengan memadukan tiga komponen penting, yakni tubuh, pikiran dan jiwa. Ketika melakukan yoga, Anda akan melatih tubuh dan menjadikannya semakin fleksibel. Anda tidak harus fleksibel ketika memulai latihan yoga, tetapi tubuh Anda akan semakin fleksibel seiring semakin seringnya Anda berlatih. Selain melatih tubuh, dalam yoga Anda juga akan melatih pikiran untuk fokus dan konsentrasi. Gerakan-gerakan yoga yang Anda latih tidak akan sempurna apabila Anda tidak fokus, terutama gerakan-gerakan yang bertujuan untuk melatih keseimbangan Anda. Gerakan-gerakan ini memerlukan fokus dan konsentrasi penuh. Terakhir, Anda akan melakukan meditasi untuk memberikan ketanangan jiwa sehingga pengaruhnya dalam kehidupan sehari-hari Anda akan menjadi pribadi yang lebih tenang dan tidak mudah emosi.

Gerakan Latihan Yoga

Sudah umum diketahui, Yoga memiliki ciri khas melatih fleksibilitas tubuh dalam setiap gerakannya. Gerakan-gerakan dalam latihan yoga umumnya dipraktekkan dengan urutan variasi gerakan (flow) sesuai tujuan yang ingin dicapai. Anda juga akan belajar untuk memiliki postur tubuh yang benar. Masing-masing jenis yoga memang memiliki jenis latihan yang berbeda, tetapi pada intinya latihan tersebut tetap memadukan tiga komponen utama tadi.

Selain melatih fleksibilitas tubuh, yoga juga dapat melatih otot dan bentuk tubuh Anda agar menjadi lebih ideal. Selain itu, latihan yoga yang membutuhkan fokus, akan melatih ketenangan Anda dan membuat Anda lebih menghargai proses dan menjadi pribadi yang tidak terburu-buru. Anda akan merasakan dampaknya pada kehidupan, dimana Anda akan berpikir lebih jernih ketika menghadapi masalah dan menyelesaikannya dengan baik.

Teknik Pernapasan Yoga

Yoga memiliki beberapa variasi level pernapasan, mulai dari yang sederhana hingga yang paling dalam. Salah satu jenis pernapasan yang umum dilakukan adalah napas ujjayi dan biasa digunakan pada yoga vinyasa dan ashtangga. Napas ujjayi mengharuskan Anda untuk menghirup udara dalam-dalam melalui hidung dalam keadaan mulut tertutup dan merasakan napas melewati tenggorokan. Jika dilakukan dengan benar akan menghasilkan suara desisan. Anda juga diharuskan menggunakan metode yang sama ketika membuang napas. Napas Ujjayi dapat menyeimbangkan sistem pernapasan Anda dan meredakan rasa kesal.

2. Pilates

img source: renatabellifrance.com.br

Awal Mula

Berbeda dengan yoga yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu, pilates diciptakan pada pertengahan abad ke 20. Joseph Pilates, seorang atlet berkebangsaan Jerman, mengembangkan olahraga ini dengan menciptakan serangkaian latihan fisik sebagai bagian dari rehabilitasi yang fokus pada pengendalian otot inti postural. Pilates juga disebut sebagai versi kontemporer dari yoga. Saat ini, pilates berkembang di Eropa dan Amerika, terutama Kanada, Inggris dan Amerika Serikat. Di Indonesia sendiri, sudah banyak kelas pilates yang tersedia yang bisa Anda ikuti.

Karakteristik Latihan Pilates

Tidak seperti yoga yang memasukkan unsur jiwa atau spirit ke dalam latihan, pilates menekankan prinsip harmonisasi antara tubuh dan pikiran. Harmonisasi ini dipraktekkan dengan gerakan-gerakan yang dilakukan sambil mengatur pola pernasapan. Harmonisasi yang baik antara tubuh dan pikiran diharapkan dapat membantu seseorang dalam kehidupan sehari-hari.

Ciri khas pilates terletak pada gerakan-gerakan yang fokus dalam meningkatkan kekuatan otot inti tubuh dan bertujuan untuk menjaga stabilitas dan vitalitas tubuh. Selain itu, pilates juga telah lama digunakan oleh para fisioterapis karena karakteristik pilates yang dapat menguatkan otot-otot pendukung sendi akan membantu pemulihan cedera, bahkan bisa mencegah kemungkinan cedera kembali.

Gerakan Latihan Pilates

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, pilates mempunyai fokus menguatkan otot-otot tubuh. Pilates akan melatih tubuh Anda secara total dan merata, terutama menguatkan area perut (core) dan punggung atau tulang belakang. Pilates dapat dilakukan tanpa menggunakan alat, bisa juga dengan menggunakan serangkaian alat yang ditata sedemikian rupa oleh instruktur profesional. Alat-alat tersebut disesuaikan dengan tujuan klien. Namun pada intinya, alat-alat yang digunakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot-otot tubuh agar dapat bekerja secara harmonis.  

Selain itu, pilates juga dapat membentuk postur tubuh dan menurunkan berat badan Anda. Pilates bisa menjaga tulang belakang agar tetap melengkung alami sesuatu anatomi tubuh. Dalam pilates, kualitas postur pada setiap gerakan lebih diutamakan dibanding seberapa kuat gerakan tersebut dilakukan. Harmonisasi gerakan pilates juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang berperan dalam pembakaran kalori sehingga efektif dilakukan bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan secara optimal.

Teknik Pernapasan Pilates

Dalam melakukan latihan pilates, teknik pernapasan yang digunakan tidak memiliki tingkatan atau variasi berbeda seperti dalam latihan yoga. Anda hanya menghirup udara dari hidung, lalu mengeluarkan secara perlahan melalui mulut. Nah, teknik pernapasan ini dilakukan sejalan selama Anda melakukan gerakan-gerakan pilates.

3. Manakah yang Cocok untuk Anda?

Nah, dari pemaparan latihan yoga dan pilates tadi sudahkah Anda menetapkan pilihan? Jika Anda ingin meningkatkan kekuatan dan kelenturan tubuh, Anda bisa memilih yoga. Namun, jika Anda ingin fokus dalam meningkatkan kekuatan otot tubuh atau sedang dalam pemulihan cedera, pilates bisa menjadi pilihan. Maka dari itu, kenali dulu tujuan Anda untuk berolahraga.

Pertimbangan lain, yoga akan membantu Anda untuk tenang dan fokus melalui meditasi. Di sisi lain, pilates akan membantu Anda untuk mencapai harmonisasi tubuh dan pikiran. Pada dasarnya, kedua jenis olahraga ini akan membuat Anda untuk lebih menghargai proses. Anda tidak akan serta merta dapat melakukan pose yang sulit dan mendapatkan bentuk tubuh ideal, tetapi Anda dilatih untuk sabar dan tekun dalam mencapai hal tersebut. Hal yang terpenting adalah bukan hanya kesabaran ketika berlatih, melainkan kesabaran dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Artikel Terkait


9 Gerakan Yoga untuk Pemula yang Wajib Anda Coba

Lakukan 7 Kebiasaan Ini untuk Jantung yang Lebih Sehat

Brain Food, Makanan untuk Kecerdasan Otak Anda

Inilah 7 Olahraga yang Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat Rutin Berolahraga Di Masa Kehamilan Untuk Ibu Dan Janin

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Baik dan Sehat Untuk Dikonsumsi

Bahaya Anemia Pada Ibu Hamil, Kenali Gejala Dan Penanganannya

7 Penyebab dan Cara Mencegah Mata Minus Pada Remaja

Konsumsi Makanan Ini untuk Kesehatan Hati Anda

9 Pantangan Makanan Yang Wajib Dihindari Oleh Ibu Selama Masa Kehamilan

Olahraga yang Wajib Anda Coba untuk Menurunkan Berat Badan

Ternyata 11 Makanan ini Bisa Meredakan Sakit Kepala


Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.