Tips Memulai Bisnis Kuliner Kekinian

img source: pexels.com

Bisnis kuliner belakangan digemari oleh pelaku usaha. Alasannya sederhana, manusia selalu membutuhkan makanan. Selain itu, bisnis kuliner bisa dijalankan dengan modal yang tidak terlalu besar dan dapat menyesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Jenis kuliner yang bisa dijual pun sangat beragam. Bahkan bisa dikatakan Anda memiliki pilihan yang tidak terbatas dalam menentukan jenis menu yang ingin Anda jual. Bisnis kuliner sangat mudah berkembang, apalagi di era digital seperti sekarang.

Salah satu konsep yang digemari pelaku usaha kuliner adalah membuat menu kekinian yang menyasar target anak muda. Konsep usaha kuliner kekinian saat ini sedang menjamur karena memiliki prospek yang bagus. Bisnis kuliner kekinian ini pun bisa dicoba untuk Anda yang masih pemula. Namun, walaupun bisnis kuliner kekinian memiliki peluang yang bagus, jenis usaha ini memiliki kelemahan yakni banyaknya kompetitor. Maka dari itu, Anda harus mengetahui langkah-langkah apa saja yang perlu Anda lakukan agar bisnis kuliner kekinian yang Anda tekuni mampu bersaing.

Apa saja langkah-langkah tersebut? Berikut kami rangkum beberapa tips untuk Anda sebagai langkah awal membangun bisnis kuliner kekinian.

1. Siapkan Modal Usaha

Sebelum memulai usaha tentunya Anda harus menyiapkan modal usaha. Berapa jumlah yang Anda punya akan mempengaruhi jenis usaha kuliner yang akan Anda bangun. Anda tidak akan bisa memulai usaha tanpa menyiapkan modal terlebih dahulu. Ketika Anda sudah menyiapkan modal, Anda bisa membuat perhitungan kira-kira dengan modal yang Anda punya sekarang apakah bisa membuat usaha kuliner yang Anda inginkan. Jika ternyata tidak cukup modal, solusinya Anda bisa meminjam modal. Dalam meminjam modal, pastikan penyedia pinjaman yang Anda pilih sudah terpercaya dan terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan. Selain itu, Anda bisa meminjam melalui koperasi atau bank melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), atau mencari rekanan yang bisa diajak bekerja sama.

2. Ketahui Segmen Pasar

Sembari menyiapkan modal, Anda harus memikirkan segmen pasar yang menjadi target Anda. Dalam hal kuliner kekinian, umumnya pelaku usaha menyasar anak muda. Maka dari itu karakteristik usaha kuliner yang akan dibangun disesuaikan dengan karakteristik segmen pasar yang dituju. Kira-kira, kuliner kekinian seperti apa yang membuat anak muda tertarik? Bagaimana usaha kuliner kekinian Anda bisa dikenal oleh anak-anak muda ini? Intinya, Anda harus mempelajari karakter segmen pasar yang Anda tuju, dengan begitu Anda akan lebih mudah dalam menentukan jenis kuliner dan memasarkan kuliner tersebut. Segmen pasar yang jelas juga akan membuat Anda lebih fokus dan menjaga Anda agar tidak keluar jalur.

3. Tentukan Menu Andalan

Anda tidak akan dapat menjalankan bisnis kuliner jika tidak memiliki menu andalan. Karakter kuliner yang unik akan menjadi pembeda atau unique selling point agar usaha Anda mampu bersaing. Sebagai permulaan, Anda bisa membuat menu makanan ringan. Pilihlah menu sederhana tetapi mempunyai ciri khas dan membuatnya berbeda dari yang lain. Segmen pasar anak muda umumnya selalu penasaran dengan hal baru. Jadi Anda dituntut untuk berinovasi dalam membuat menu kekinian.

Sebagai contoh, belakangan menu dengan bahan baku pisang sangat populer, salah satunya Sang Pisang milik Kaesang Pangarep. Bahan baku sangat mudah didapat, menu sederhana, tetapi Kaesang mengolahnya menjadi pisang naget sehingga terlihat berbeda. Kemudian bisnis kuliner dengan bahan baku pisang pun menjamur. Namun agar tetap mempunyai ciri khas, pisang-pisang tersebut diolah dengan cara yang berbeda, misalnya mengolahnya menjadi pisang krispi dengan toping cokelat atau keju. Jadi sebenarnya Anda bisa saja terinspirasi dengan kuliner yang sudah ada dan menggunakan bahan baku sama, tetapi dengan penyajian dan kemasan berbeda.

4. Memilih Pemasok Bahan Baku

Nah, jika Anda sudah menetapkan menu utama yang akan Anda jual, sudah saatnya Anda memikirkan pasokan bahan baku. Bisnis Anda tidak akan berjalan tanpa adanya bahan baku. Demi kelancaran produksi, Anda bisa memilih satu pemasok terbaik yang akan Anda gunakan terus-menerus. Apalagi jika usaha Anda di bidang kuliner. Menjaga kualitas bahan baku sangatlah penting karena pembeli pasti selalu membeli makanan dengan kualitas dan cita rasa yang baik. Maka dari itu, pilihlah pemasok yang memang benar-benar terbukti kualitasnya. Hal ini tidak hanya berlaku untuk pemasok bahan baku, Anda juga harus memperhatikan vendor-vendor lain seperti gas dan air minum. Pilihlah yang sudah terjamin dan terpercaya. Ingat, sebagus apa pun promosi yang Anda lakukan, jika makanan Anda tidak sesuai ekspektasi pembeli maka semuanya akan menjadi percuma.

5. Pemilihan Lokasi Usaha

Pemilihan lokasi usaha juga menjadi faktor yang cukup penting. Bisnis kuliner kekinian dengan segmen pasar anak muda akan lebih baik jika dibuka di sekitar area sekolah dan kampus. Semakin strategis lokasi usaha Anda, semakin mudah Anda akan dijangkau calon konsumen. Dengan kata lain, dimana pun Anda bisa menemukan segmen pasar, di situlah lokasi ideal untuk membangun usaha kuliner Anda.

Namun di era digital seperti sekarang, faktor lokasi tidak selalu menjadi fokus utama karena bisnis kuliner Anda bisa dipasarkan secara online. Apalagi sudah banyak penyedia pesan antar makanan seperti Go-Food dan Grab Food. Dengan kondisi seperti ini, hal yang harus Anda perhatikan adalah penyebaran lokasi usaha jika suatu saat Anda sudah mampu mengembangkan bisnis dan membuka banyak outlet. Pembeli umumnya memilih outlet terdekat agar tidak terlalu lama dalam menunggu pesanan. Dalam kasus ini, pemilihan lokasi pada area dimana segmen pasar berada menjadi tidak terlalu penting.

6. Strategi Pemasaran

Jika semua poin di atas sudah siap, saatnya memikirkan strategi pemasaran yang tepat untuk usaha kuliner Anda. Dengan tema kuliner kekinian yang menyasar anak muda, strategi pemasaran melalui media sosial sangat disarankan. Seperti diketahui, sebagian besar pengguna media sosial adalah anak muda. Jadi dengan memanfaatkan teknologi dalam memasarkan bisnis Anda akan menjadi metode yang efektif.

Sebagai permulaan, Anda perlu membuat akun media sosial untuk bisnis kuliner Anda dengan penampilan semenarik mungkin. Media sosial yang paling sering dipakai untuk promosi adalah Instagram. Anda bisa menawarkan bisnis kuliner Anda pada teman atau orang-orang terdekat terlebih dahulu dan meminta mereka untuk mempromosikan menu Anda di Instagram atau media sosial lainnya. Pengikut teman Anda di media sosial pun akan melihat menu Anda dan besar kemungkinan akan mencari tahu bisnis kuliner Anda.

Jika Anda memiliki modal lebih, Anda bisa memanfaatkan jasa endorsement dari influencer. Dengan jumlah pengikut yang banyak, tentunya cara ini sangat efektif untuk memperkenalkan bisnis Anda. Selain endorsement, Anda bisa berpromosi melalui akun-akun yang membahas konten kuliner dan memanfaatkan marketing tool Instagram.

Memulai bisnis apa pun memang memerlukan ketekunan dan konsistensi, tidak terkecuali bisnis kuliner kekinian. Meskipun jenis usaha ini memiliki prospek yang baik, Anda tetap harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti kualitas dari makanan yang Anda tawarkan dan fokus dengan karakteristik bisnis Anda supaya eksistensi bisnis Anda terjaga. Selamat mencoba!

Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.