Nasi Gandul, Kuliner Khas Pati Yang Melegenda

Pati merupakan kota kecil yang terdapat di jawa Tengah yang mungkin sebagian orang banyak yang belum mengenal kota ini. Pati terdapat di bagian timur jawa tengah yang menjadi salah satu kabupaten di Jawa Tengah. Jarak kota pati dari semarang sekitar 80 km, dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 3 jam perjalanan dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum.

Meski pati merupakan kota kecil di jawa tengah, namun kota ini juga memiliki banyak hal menarik yang bisa kalian temukan saat berkunjung ke kota ini seperti wisata alamnya, wisata sejarah, wisata edukasi hingga wisata kuliner juga bisa kalian temukan di kota ini.

Kota pati disebut sebagai Pati Bumi Mina Tani. Mengapa disebut demikian? Hal ini dikarenakan kota ini memiliki dataran tinggi dan dataran rendah yang berfungsi sebagai lahan pertanian dan perikanan.

Kota pati ini sebagian lahan di bagian utaranya banyak digunakan sebagai area pertambakan garam maupun ikan. Kota pati memiliki karakter pantai yang berlumpur hitam dan ditumbuhi oleh hutan bakau. Sementara bagian dataran rendahnya difungsikan sebagai pertanian, perkebunan dan peternakan. Dataran tingginya difungsikan untuk hutan, embug, perkebunan dan peternakan.

Disebut sebagai Pati Bumi Mina Tani karena semboyan ini merupakan cita-cita dari pemerintah awal kabupaten pati yang ingin mensejahterakan daerahnya melalui hasil bumi pertanian dan perikanannya. Di kota ini diberikan tugu tani yang menjadi simbol semboyan tersebut.

Di kota pati, terdapat salah satu kuliner khas yang melegenda di kalangan masyarakat yaitu Nasi Gandul. Nasi gandul adalah salah satu kuliner khas pati yang wajib kalian coba saat berkunjung ke kota ini. Nasi gandul merupakan makanan yang sudah ada sejak dahulu hingga saat ini.

Mengapa disebut dengan nasi gandul? Karena kata ‘gandul’ ini berasal dari bahasa jawa yang diartikan sebagai makna ‘menggantung’. Hal ini dikarenakan dahulu nasi gandul di jajakan dengan cara dipikul. Saat ini mencari penjual nasi gandul dengan cara dipikul memang sudah sangat jarang dan hampir sama sekali tidak ada karena banyak penjual nasi gandul yang sudah memiliki kedai sendiri. Meski saat ini sudah banyak kedai penjual nasi gandul, namun tetap namanya tidak berubah seiring waktu.

Nasi gandul bisa kalian temukan disepanjang jalan pati sehingga anda tidak perlu repot-repot mencari penjual nasi gandul. Terlebih di alun-alun Juwana atau alun-alun pati, nasi gandul bisa anda temukan banyak karena bisa berderet adalah sama-sama penjual nasi gandul.

Namun, untuk membuat nasi gandul tidak semua orang dapat mengolahnya karena kebanyakan penjual nasi gandul merupakan warisan turun temurun dari orang tua atau pendahulunya dimana mereka merupakan generasi penerus usaha kuliner tersebut.

Nasi gandul merupakan salah satu kuliner khas kabupaten pati yang merupakan makanan berkuah kecokelatan yang disajikan dengan berbagai lauk sesuai dengan selera pembeli. Lauk yang umumnya ada di warung nasi gandul mulai dari jeroan sapi, lidah sapi, telur, kikil, tahu, tempe dan berbagai lauk lainnya.

Dilihat dari segi fisiknya, nasi gandul terlihat menggoda dengan sajian nasi putih berkuah yang dipadukan dengan daging sapi dan beberapa lauk lain sesuai dengan selera pembeli.

Menariknya, nasi gandul ini merupakan perpaduan antara soto, rawon, dan gulai yang ditambah dengan bumbu apapun kecuali kunyit yang memberikan cita rasa khas dan kuat.

Nasi gandul disajikan dengan selembar daun pisang. Hal ini berguna untuk menetralisir panas dari masakan agar lebih nikmat saat disajikan.

Kuah nasi gandul inilah yang menjadi favorit pecinta kuliner karena kuah ini dibuat secara khas dengan rempah-rempah khas nusantara. Dimana kuah nasi gandul ini dipadukan dengan bahan-bahan seperti bawang putih, bawang merah, cabai merah, kemiri, kayu manis, jahe dan santan kelapa.

Saat kalian mencicipi nasi gandul, maka kalian akan merasakan sensasi yang berbeda dengan makanan kuah lainnya dimana nasi gandul ini terasa pecah di mulut dan mudah dicerna.

Nasi gandul memberikan cita rasa yang manis, pedas dan gurih yang sangat nikmat. Terlebih jika diberi tambahan kerupuk dan dihidangkan dengan minuman es teh manis atau teh hangat. Nasi gandul lebih nikmat dimakan saat masih hangat.

Nasi gandul memang memberikan sensasi lain di mulut, tidak seperti soto dan gulai pada umumnya. Nasi gandul menjadi salah satu makanan favorit penduduk daerah sini bahkan dari penduduk kota sekalipun tidak lupa mencicipi nasi gandul saat berkunjung ke kota ini.

Lebih nikmat lagi jika nasi gandul ditaburi bawang goreng yang mampu memberikan aroma dan cita rasa yang khas. Potongan daging sapi ini jika kalian coba akan pecah di mulut dan sama sekali tidak memberikan rasa alot ataupun keras.

Anda tidak perlu khawatir kedai nasi gandul akan tutup. Karena di kota pati ini, ada banyak penjual nasi gandul yang menjajakan makanannya selama 24 jam. Harga yang ditawarkan juga relative terjangkau mulai dari 15 ribuan per satu porsinya.

Bagaimana? Menarik bukan? Membayangkannya saja sudah membuat kalian tergoda untuk mencicipi kelezatan kuliner khas pati yang satu ini. Saking menggodanya, bahkan tidak jarang ada saja orang yang tidak cukup jika hanya makan satu porsi. Bahkan sebagian lainnya juga ada yang membungkusnya untuk dimakan dirumah.

Daging yang empuk, renyah dan pecah dimulut memang mampu menggoyang lidah bagi siapapun yang mencicipinya. Kuliner satu ini memang menjadi salah satu kuliner favorit banyak orang yang mengetahui kenikmatan nasi gandul ini.

Meski terlihat seperti nasi pindang kudus, namun nasi gandul berbeda dengan nasi pindang yang terdapat di kota kudus. Nasi gandul disajikan dengan daging sapi karena menghormati leluhur yang tidak memperbolehkan menggunakan kerbau karena mengormati leluhur.

Namun, nasi pindang kudus menggunakan daging kerbau. Sama halnya nasi gandul yang tidak memperbolehkan menggunakan kerbau sebagai salah satu menghormati leluhur. Nasi pindang kudus menggunakan kerbau dan tidak boleh menggunakan sapi karena menghormati leluhur.

Meski makanan khas pati nasi gandul ini bersantan, kuliner khas pati ini mendapat banyak pujian bagi penikmat kuliner ini. Bahkan banyak yang seringkali datang jauh-jauh hanya untuk mencicipi nasi gandul khas kota pati ini.

Rasa yang khas tentu membuat siapa saja yang mencicipinya begitu ketagihan dan tidak heran jika setiap kedai warung nasi gandul selalu ramai pengunjung dari dahulu hingga sekarang sehingga nasi gandul ini sudah melegenda di kotanya sendiri.

Itulah kuliner khas pati yang melegenda. Yang bisa kalian coba saat berkunjung ke kabupaten pati. Tunggu apalagi, jika anda berkunjung ke kota ini, maka tidak ada salahnya mencicipi kuliner khas kota pati yakni nasi gandul. Dengan harga terjangkau dan rasa yang sangat nikmat tentu siapapun yang mencicipinya tidak akan menyesal dan justru ingin mencobanya lagi dan lagi.

Artikel Terkait


Intip 7 Kuliner Khas Vietnam Ini yang Ternyata Sehat dan Enak

9 Kuliner Khas Korea Selatan yang Paling Digemari di Indonesia

Inilah Dia 8 Makanan Khas India yang Cocok Untuk Dinikmati Bersama Keluarga

Kuliner Sehat di Bali untuk Anda Penyuka Menu Vegetarian

Lezatnya Nasi Kandar Khas Malaysia Yang Wajib Dicoba!

Modal Terpenting yang Harus Disiapkan Untuk Membuka Toko Es Krim

Jarang Diketahui, Inilah Sejarah Makanan Hamburger

Inilah Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Mata Minus

10 Makanan Khas Malang Yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung Ke Malang

Serba Serbi Seputar Tip Makan di Restoran Seluruh Dunia dan Cara Terbaik Memberikannya

Inilah 16 Makanan Khas Daerah yang Populer di Indonesia

Gudeg, Kuliner Khas Jogja Yang Harus Anda Coba


Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.