Mengenal Angin Duduk, Penyebab, Dan Cara Mengobatinya

https://www.medicalnewstoday.com/articles/8886.php

Banyak orang yang mungkin belum memahami tentang penyakit angin duduk, bahkan banyak yang mengartikannya hanya sebagai penyakit masuk angin biasa. Sehingga penanganan yang dilakukan pun juga tidak dilakukan dengan tepat. Jika anda masih bingung bagaimana membedakan antara masuk angin biasa serta angin duduk, di bawah ini akan dijelaskan mengenai penyakit angin duduk, penyebab, dan cara mengatasinya. 

Apa Itu Angin Duduk?

Dalam dunia medis, angin duduk disebut sebagai angina, merupakan nyeri pada dada yang disebabkan akibat berkurangnya aliran darah yang menuju jantung. Yang artinya, jantung mengalami kekurangan asupan oksigen yang menganggu kerja jantung. Sehingga penderitanya akan merasa dada seperti diremas dan ditekan. Nyeri yang dirasakan tak hanya di bagian dada, namun juga terasa di bahu, leher, lengan, hingga punggung. Kondisi ini bisa terjadi selama kurang lebih 15 menit hingga gejalanya mulai hilang perlahan. Jadi angin duduk tidak bisa disamakan dengan gejala masuk angin

Penyebab Angin Duduk

Lalu apa yang sebenarnya menyebabkan angin duduk? penyakit ini bisa terjadi saat terjadi penyempitan pada pembuluh darah jantung. Pembuluh koroner jantung bekerja untuk mengalirkan darah yang di dalamnya terdapat oksigen yang cukup kaya yang menuju otot jantung, sehingga jantung bisa memompa darah dengan baik. Saat pembuluh koroner mengalami penyempitan, menyebabkan suplai oksigen yang menuju oto jantung mengalami gangguan yang menyebabkan jantung tidak bisa bekerja maksimal saat memompa darah. Kondisi inilah yang dikenal sebgai penyakit jantung koroner. 

Untuk penyebab jantung koroner ini diakibatkan pembentukan plak yang terjadi pada pembuluh darah koroner. Dan penyempitan yang terjadi pada pembuluh darah koroner akan semakin parah saat penderita melakukan berbagai macam aktivitas. 

Tak hanya disebabkan karena penyakit jantung koroner saja, namun angin duduk juga bisa disebabkan pembuluh darah koroner yang menyempit sesaat diakibatkan otot pembuluh darah menegang. Angin duduk bisa terjadi kapanpun, bahkan saat sedang beristirahat sekalipun.

Selain itu ada faktor lainnya yang memicu munculnya resiko penyakit jantung yang dapat menyebabkan angin duduk, antara lain adalah:

  • Diabetes
  • Kolestrol tinggi
  • Hipertensi
  • Obesitas
  • Merokok
  • Minum alkohol
  • Stress
  • Kurang olahraga
  • Riwayat keluarga pernah mengalami angin duduk
  • Pria berusia 45 tahun ke atas mauupun wanita berusia 55 tahun ke atas.

Gejala Angin Duduk

Gejala utama yang terjadi saat terserang angin duduk adalah terasa nyeri di bagian dada. Nyeri dada ini akan terasa seperti ditindih ataupun terasa ditekan benda berat. Nyeri ini juga akan terjadi di bagian tubuh lainnya seperti lengan, bahu, leher, punggung, hingga rahang dan gigi. Selain itu ada beberapa gejala-gejala lainnya yang juga dirasakan sat terserang angin duduk, yaitu:

  • Mual
  • Pusing
  • Keringat dingin
  • Sesak napas
  • Lemas

Gejala angin duduk akan lebih sering terjadi saat beraktivitas dan akan mereda mupun menghilang saat penderitanya beristirahat ataupun mengkonsumsi obat. Jenis angin duduk ini dikenal sebagain agin duduk stabil. Namun untuk kasus tertentu, angin duduk bisa tetap bertahan meskipun sudah beristirahat dan mengkonsumsi obat. Jenis angin duduk seperti ini disebut sebagain angin duduk tidak stabil. 

Cara Mengatasi Angin Duduk

Jika anda mengalami gejala-gejala yang seperti dijelaskan sebelumnya, maka segera periksakan diri ke dokter untuk segera mendapatkan pengobatan yang tepat. Biasanya dokter akan menyarankan untuk mengkonsumsi obat-obatan seperti di bawah ini:

1. Nitrat

Obat nitrat merupakan salah satu obat yang sering diresepkan untuk mengobati angin duduk. Kerja obat ini adalah untuk melebarkan pembuluh darah yang menyempit. Tak hanya mengatasi, namun nitrat juga dapat mencegah terjadinya angin duduk. Karena itulah bagi anda yang memiliki riwayat penyakit angin duduk sangat direkomendasikan untuk mengkonsumsi obat ini sebelum menjalani aktivitas-aktivitas yang sekiranya bisa memicu angin duduk. 

2. Ivabradine

Ivabradine merupakan obat angin duduk yang memiliki fungsi menangkan efek hormon adrenaline, sehingga tekanan darah yang ada di area jantung bisa menurun otomatis dan diikuti dengan penurunan irama jantung. Sehingga beban kerja jantung tidak akan berat. 

3. Obat Pencegah Pembekuan Darah

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, salah satu hal yang menyebabkan terjadinya angin duduk adalah saat terjadi pembekuan darah. Jika kondisi ini yang menyebabkannya, maka sangat disarankan untuk mengkonsumsi obat pencegah pembekuan darah, ini adalah solusi yang tepat. Anda bisa mengkonsumsi obat sejenis clopidogrel dan ticagrelor. Kedua obat ini dapat memisahkan keping darah yang man akhirnya tak menyebabkan terjadinya pembekuan atau penggumpalan. 

4. Penghambat Beta

Obat penghambat beta memiliki fungsi sama seperti ivabrdine, yaitu dapat menahan efek hormon adrenalin yang memicu peningkatan tekanan darah yang menyebabkan beban kerja organ jantung semakin bertambah.

5. Penghambat Saluran Kalsium

Obat penghambat saluran kalsium ini merupakan jenis obat yang juga umum digunakan untuk mengobati angin duduk. kerja obat ini adalah melancarkan aliran darah yang menuju jantung. Selain itu obat ini juga bekerja melemasan otot-otot dinding pembuluh darah. 

6. Nicorandil

Cara mengobati angin duduk lainnya adalah dengan mengkonsumsi obat-obatan dari golongan nicorandil. Nicorandil memiliki fungsi melebarkan pembuluh darah yang sedang mengalami penyempitan. Obat nicorandil menjadi obat alternatif bagi penderita yang tidak bisa mengkonsumsi obat penghambat kalsium. 

7. Nitrogliserin

Nitrogliserin merupkan vasolidator yang memiliki fungsi membuka pembuluh darah yang mengalami penyempitan serta meningkatkan aliran darah yang menuju jantung. Obat ini sangat efektif meredakan gejala-gejala angin duduk, seperti nyeri pada dada yang diakibatkan terhambatnya pasokan darah yang menuju jantung. 

Pengobatan Tambahan

Selain mengkonsumsi obat-obatan, sangat disarankan bagi penderita angin duduk untuk menerapkan pola sehat guna mencegah gejala-gehala angin duduk dapat muncul kembali, antara lain adalah:

  • Makan makanan yang bergizi, terutama yang memiliki kandungan serat yang tinggi dan lemak jenuh. Ini akan sangat baik bagi organ jantung. Seperti buah-buahan, sayuran, minyak zaitun, ikan tuna, dan lainnya
  • Makan dengan porsi yang ideal
  • Hindari konsumsi makanan yang mengandung kadar garam yang tinggi serta lemak jenuh, seperti mentega, gorengan, santan dan keju
  • Jaga berat badan agar tetap ideal
  • Tidur yang cukup, usahakan 6-8 jam seharinya
  •  
  • Hindari mengkonsumsi makanan dengan kadar kolestrol yang tinggi
  • Rajn berolahraga, misalnya berjalan kaki, bersepeda santai, atua berenang
  • Kurangi atau bahkan hindari merokok dan mengkonsumsi alkohol
  • Kelola stress dengan baik

Selain itu bagi penderita angin duduk yang juga memiliki riwayat diabetes, disarankan untuk menjaga agar kadar gula darah di dalma tubuh tetap dalam batas yang normal. Sedangkan untuk penderita sleep apnea sangat dianjurkan berkonsultasi dengan dokter agar segera mendapatkan pengobatan. 

Jangan sepelekan penyakit angin duduk ini, jika tidak segera diobati dengan benar maka akan menyebabkan komplikasi yang serius kedepannya. Karena itulah segera periksakan diri ke dokter saat anda mengalami gejala-gejala angin duduk. 

Artikel Terkait


7 Penyebab dan Cara Mencegah Mata Minus Pada Remaja

Beberapa Hal dalam Diri Kita yang Paling Mempengaruhi Kesehatan

Inilah 7 Olahraga yang Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Tips Sehat Agar Mendapat Tidur yang Berkualitas

Berbagai Cara Mengatasi Asam lambung Yang Bisa Anda Coba Dirumah

Konsumsi Makanan Ini untuk Kesehatan Hati Anda

Inilah 13 Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Retina Mata

Langkah Terbaik Menjaga Kesehatan Anda

Berikut ini Beberapa Cara untuk Meningkatkan Kesuburan Secara Alami

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Anda Di Musim Pancaroba

Jangan Dibuang! Inilah Khasiat Daun Mangga Untuk Kesehatan Tubuh Anda

15 Manfaat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Tubuh Anda


Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.