Laptop Tiba-Tiba Mati Sendiri? Mungkin 7 Hal Ini Menjadi Penyebabnya

https://blog.ayoomall.com/pc-atau-laptop-sering-tiba-tiba-mati-ini-cara-buat-mengatasinya

Laptop mungkin bisa saja tiba-tiba mati karena aliran listrik yang terputus ataupun baterai yang habis. Jika seperti itu, mungkin anda bisa menunggu aliran listrik kembali menyala ataupun mengisi kembali baterai yang habis. Namun apa jadinya jika laptop tiba tiba mati sendiri bukan karena kedua hal tersebut. Apalagi jika hal ini seringkali terjadi, tentunya akan sangat menganggu aktvitas anda saat menggunakan laptop. Dan tentu saja jika dibiarkan dikhawatirkan bisa semakin membuat alptop jadi cepat rusak. Lalu apa yang sebenarnya menjadi penyebab laptop tiba-tiba mati tanpa sebab, mungkin saja penyebabnya adalah hal-hal di bawah ini. 

1. Suhu Laptop Terlalu Panas Atau Overheat

Suhu laptop yang mendadak terlalu panas mungkin bisa menjadi penyebab utama laptop tiba tiba mati sendiri. biasanya ini terjadi saat anda menggunakan laptop dengan alas tempat tidur, bantal, sofa maupun benda lainnya yang memiliki permukaan kurang stabil dan rata. Sehingga menyebabkan sirkulasi udara terganggu dan membuat perangkat hardware di dalam laptop jadi ikut panas. 

Selain itu overheating juga dapat disebabkan akrena pendinginan yang tidak berjalan baik, sehingga tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya dan membuat aliran udara panas menjadi tertahan di dalamnya. 

Jika hal ini terjadi pada laptop anda, maka anda bisa mencoba memtikan sistem komputer untuk mengantisipasi resiko kerusakan yang dapat terjadi di dalam komponen. Selain itu gunakan alas yang keras dan rata sehingga tidak akan menganggu sirkulasi udara dalam laptop.Jika laptop anda masih cepat panas serta mati mendadak, maka anda bisa menggunakan kipas pendingin atau cooling pad ketika menggunakan laptop. 

Selain itu jangan lupa untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada komponen heatsink, kipas hingga saluran udara pada laptop. Tumpukan debu pada komponen-komponen tersebut dapat menghambat kinerjanya. Sehingga saat prosesor panas, kinerja laptop juga akan ikut menurun. Namun jika kipas masih tidak berjalan normal meskipun sudah dibersihkan, maka sebaiknya anda menggantinya dengan yang baru. 

2. Kabel Power Bermasalah

Saat laptop tiba tiba mati mendadak, maka hal pertama yang bisa anda cek adalah sambungan kabel listrik yang menuju laptop anda. Kabel listrik yang mengalami kerusakan atau tidak terpasang benar mungkin bisa memutuskan daya listrik yang mengalir ke laptop sehingga laptop kehilangan dayanya.

Dan cara termudah untuk bisa memastikan penyebab ini adalah anda bisa mengecek lampu indikator baterai charging yang ada pada laptop. Jika lampu indikator tersebut menyala, maka tidak ada permasalahan pada kabel power. Namun jika lampu tersebut mati, maka kemungkinan besar adalah terjadi permasalahan pada sambungan listrik. Anda bisa menggunakan alat pengukuran avometer untuk memastikannya. Cek apakah kabel yang terdapat pada ujung satu sama lainnya tersambung atau tidak. Cek pula daya yang masuk serta keluar dari adaptor. 

3. Pasta Prosesor Sudah Mengering

Mungkin hal ini bisa menjadi salah satu penyebab mengapa laptop mendadak mati jika usia laptop anda sudah cukup tua. Pasta prosesor memiliki fungsi menghambat panas yang berasal dari prosesor menuju heatsink. Heatsink merupakan logam yang didesain khusus terbuat daru alumunium dan tembaha yang fungsinya memperluas transfer panas yang berasal dari sebuah prosesor. Dan saat pasta prosesor inimengering, dapat dipastikan jika panas akan mengalir ke heatsink dan mempengaruhi prosesor serta merusak komponen penting di dalammnya. Sehingga laptop dapat mati dengan sendirinya secara tiba-tiba. 

Ciri-ciri laptop yang memiliki kondisi pasta prosesor yang kering sangat mudah dikenali. Mulai dari laptop yang sering restart ataupun sering mati sendiri meskipun baru dinyalakan. Jika anda menemukan tanda-tanda seperti itu pada laptop anda, maka anda harus segera memperbaikinya. 

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah anda harus mengganti pasta prosesor dengan yang baru. Ambil bagian proses dan kemudian oleskan pasta baru merata di bagian bawah kipas prosesor. Untuk harga pasta prosesor sebenarnya relatif murah, anda bisa menemukannya di toko-toko komputer terdekat. 

 4. RAM Bermasalah

Komponen RAM yang bermasalah juga menjadi salah satu penyebab mengapa laptop tiba tiba mati sendiri. Saat RAM bermasalah tentunya ini akan mempengaruhi kinerja laptop. RAM merupakan komponen tempat menyimpan data sementara saat proses sedang berjalan di laptop. Laptop yang berdebu dan dipaksa untuk terus bekerja melebihi kapasitasnya tentu akan membuatnya jadi cepat panas. Inilah yang membuat laptop tiba-tiba mati karena RAM mengalami overheating. Untuk mengatasinya, anda harus melepas RAM dan membersihkan pin nya. Terkadang RAM yang kotor dan jarang dibersihkan akan menjadi biang masalahnya. Selain itu anda juga bisa mengupgrade RAM sehingga kapasitasnya akan menjadi lebih besar dan sesuai dengan kebutuhan. 

5. Motherboard Bermasalah

Motherboard merupakan komponen inti dalam sebuah laptop, komponen ini menjadi tempat terpasanganya semua komponen-komponen yang mendukung kerja sebuah laptop. Jika terjadi sedikit saja masalah pada bagian motherboard, tentu akan menyebabkan laptop tidak dapat bekerja dengan baik bahkan mati mendadak. Motherboard yang usianya sudah tua ataupun sudah tidak lagi mendukung program-program baru yang digunakan dalam laptop akan membuatnya menjadi lebih mudah lelah. Apalagi jika anda menggunakannya untuk pekerjaan berat, bukan tidak mungkin jika laptop dapat mengalami crash dan mati secara tiba-tiba. Untu mengatasinya, anda perlu mengganti motherboard agar laptop kembali normal. 

6. Penggunaan Laptop Yang Tidak Sesuai

Penyebab lainnya mengapa laptop tiba tiba mati sendiri tanpa sebab adalah saat anda menggunakannya untuk hal yang tidak sesuai dengan spesifikasinya. Misalnya saja anda sering menggunakannya untuk bermain game padahal laptop yang anda gunakan bukanlah laptop gaming. Tentunya laptop gaming mempunyai spesifikasi tersendiri yang khusus digunakan untuk bermain game. Sedangkan jika laptop biasa anda gunakan untuk bermain game tentunya akan membutuhkan tenaga tinggi sehingga membuat laptop jadi cepat panas, hang, dan akhirnya mati sendiri. Karena itulah gunakan laptop sesuai spesifikasi yang dimilikinya. Jangan memaksakan laptop standar untuk penggunaan aktivitas lainnya yang butuh tenaga tinggi. 

7. Sistem Operasi Bermasalah

Sistem operasi bermasalah dan mengalami crash, semisal saat anda menginstal program dan tidak berjalan sempurna juga dapat menyebabkan laptop mati mendadak. Umumnya ini terjadi saat laptop tiba-tiba mengalami restart ataupun tampilan layar hanya sampai pada boot-screen. Hal tersebut mengindikasikan jika terjadi masalah pada sistem oerpasi di laptop anda. Untuk mengatasi permasalahan ini, anda bisa melakukan install ulang pada program tersebut. Pastikan jikan proses install berjalan sempurna dan software yang anda install didukung oleh laptop anda. Jika masalah belum dapat teratasi, maka anda bisa mencoba merepair sistem oeprasi pada laptop anda agar kembali normal. 

Penyebab-penyebab diatas mungkin saja bisa menjadi hal yanga menyebabkan laptop tiba tiba mati sendiri secara mendadak. Anda bisa mengatasinya sesuai dengan penyebab dari kerusakan yang terjadi. Namun jika anda kurang paham mengenai masalah pada laptop, maka akan lebih baik untuk membawanya ke tempat service laptop. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda. 

Artikel Terkait


Sejarah Komputer Dan Perkembangannya Dalam Tiap Generasi

Cara Mudah Merawat Kompter Agar Tidak Mudah Rusak

Macam-macam Hardware, Pengertian Dan Fungsinya

4 Cara Menambah RAM Di Android Dan Laptop Anda

Cara Menjaga Laptop Anda Agar Tetap Terawat


Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.