Ini Dia Investasi Terbaik untuk Generasi Milenial

img source: rawpixel.com

Usia muda dan baru terjun di dunia kerja bukan halangan bagi generasi milenial untuk mulai berinvestasi. Di era digital sekarang ini, ada banyak pilihan yang bisa dicoba untuk berinvestasi. Tidak seperti tren terdahulu yang diidentikkan dengan modal besar, investasi di masa sekarang justru lebih mudah dan bisa dijalankan dengan sedikit modal.

Berinvestasi sejak usia muda merupakan hal positif yang harus dicoba generasi milenial. Mengingat kebiasaan anak muda yang gemar nongkrong dan menjalani gaya hidup yang konsumtif, berinvestasi dapat memberi manfaat agar Anda memiliki tabungan untuk mempersiapkan kebutuhan Anda di masa depan. Lalu, apa saja investasi yang bisa dilakukan oleh generasi milenial? Berikut kami rangkum investasi terbaik yang bisa Anda lakukan.

1. Investasi Reksadana

Bagi Anda generasi milenial yang baru memulai dunia kerja, Anda bisa berinvestasi melalui Reksadana. Cara ini cukup sederhana, Anda hanya perlu menabung reksadana secara berkala dan tidak memerlukan uang banyak untuk memulai investasi ini. Bahkan dengan Rp100.000 per bulan, Anda sudah bisa menjalankan investasi ini. Sebagai permulaan, Anda bisa mengambil reksadana pasar uang yang berisiko rendah. Terkadang, sebagai generasi milenial yang baru mulai berinvestasi, Anda belum menetapkan tujuan atau masih bingung dalam menjalankan investasi. Nah, reksadana pasar uang bisa Anda coba. Selain berisiko rendah, reksadana pasar uang juga dapat memberikan hasil yang lebih tinggi dibanding deposito. Jika Anda sudah memiliki banyak pengalaman dan penghasilan, Anda bisa meningkatkan investasi dengan mencoba reksadana saham dengan risiko yang lebih tinggi tetapi memberikan hasil yang lebih tinggi pula. Namun, Anda harus rajin mencari tahu dan mempelajari strategi dalam menjalankan  investasi ini.

Tidak mengherankan reksadana menjadi pilihan generasi milenial dalam berinvestasi. Generasi milenial sendiri merupakan pasar potensial bagi perusahaan investasi karena generasi milenial cenderung mencoba investasi yang lebih baru seperti reksadana dibanding investasi yang lebih kuno seperti emas dan properti. Hal ini dikarenakan investasi reksadana tidak memerlukan modal besar dan cukup mudah dijalankan. Jadi mumpung masih muda, tidak ada salahnya Anda mulai berinvestasi.

2. Investasi Properti

Dibanding investasi reksadana, investasi properti mungkin tidak begitu diminati oleh generasi milenial. Namun jika Anda tekun, investasi dalam bentuk properti akan sangat menguntungkan karena bisa menghasilkan pendapatan tetap untuk Anda. Untuk berinvestasi, Anda bisa membeli tanah atau rumah terlebih dahulu. Kemudian Anda bisa memanfaatkan aset tersebut untuk menghasilkan uang kembali, misalnya dengan menyewakan tanah atau membuat rumah kontrakan dan kost. Memang untuk mengadakan properti itu sendiri, Anda membutuhkan modal besar di awal. Namun, ketika Anda berhasil mengelola properti tersebut dengan baik, Anda akan mendapatkan keuntungan dan penghasilan tetap setiap bulan. Sebagai contoh, Anda membuat rumah kontrakan atau kost, Anda hanya perlu mengontrol uang kontrakan yang masuk dan memastikan kondisi rumah selalu dalam keadaan baik. Setiap bulannya, Anda akan menerima setoran uang kontrakan atau kost.

Untuk berinvestasi dalam bidang properti, Anda juga perlu memperhatikan lokasi properti Anda, apakah berada di lingkungan yang strategis atau tidak. Anda akan memperoleh keuntungan yang lebih besar jika mengelola properti di lingkungan yang ramai seperti area perkantoran dan kampus sehingga Anda mendapatkan calon penghuni kontrakan atau kost potensial. Jadi dalam investasi ini, pemilihan lokasi memegang peranan penting.

3. Investasi Saham

Jika Anda sudah fasih berinvestasi dengan reksadana, Anda bisa mencoba investasi saham. Jenis investasi ini bersifat jangka panjang, tidak memerlukan modal besar, lebih fleksibel dan likuid dibanding properti. Seperti yang sudah kami paparkan sebelumnya, jika Anda ingin mencoba investasi saham Anda harus memiliki pengetahuan dan rajin mencari tahu tentang pasar modal karena dalam investasi ini diperlukan strategi yang tepat. Anda harus memahami bursa efek, mampu menganalisis fundamental saham perusahaan dan tentunya mengetahui sumber keuntungan. Maka dari itu, bekali diri Anda dengan ilmu jika tertarik menjalankan investasi ini. Keuntungan yang dihasilkan memang lebih tinggi dibanding reksadana pasar uang. Namun, risiko yang Anda tanggung juga akan lebih besar.

4. Investasi Emas

Investasi emas batangan bagi generasi milenial mungkin terdengar kuno. Namun, jenis investasi ini sangat disarankan untuk Anda yang baru memulai berinvestasi. Hal ini dikarenakan nilai emas yang stabil, bahkan cenderung naik setiap tahun sehingga dipercaya sebagai investasi terbaik. Nah, untuk menjalankan investasi ini, Anda bisa berinvestasi secara offline maupun online. Jika Anda berinvestasi secara offline, Anda harus membeli emas secara fisik, misalnya dalam bentuk emas batangan, koin, perhiasan atau dinar emas. Sedangkan jika Anda memilih berinvestasi secara online, Anda dapat menggunakan fitur forex atau commodity trading. Namun, investasi emas di fitur tersebut tidak disarankan untuk pemula karena trading via online membutuhkan pengetahuan yang cukup mengingat risikonya yang tinggi.

Sebagai pemula, disarankan Anda untuk berinvestasi secara offline terlebih dahulu. Harga emas batangan saat ini berkisar Rp600.000 per gram. Mungkin Anda perlu merogoh kocek lebih dalam jika ingin membeli dalam jumlah banyak. Namun, saat ini sudah banyak instrumen investasi yang bisa Anda gunakan untuk membeli emas batangan secara mudah dan murah. Misalnya, Anda bisa menabung emas di Pegadaian atau bisa juga mencicil emas di Bank Syariah. Jika Anda merasa investasi ini tepat untuk Anda, tidak ada salahnya untuk mencoba kedua cara tersebut terlebih dahulu.

5. Investasi Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan

Di masa sekarang, bentuk investasi tidak hanya sesuatu yang berwujud atau berupa keuntungan finansial, tetapi juga dapat berupa sesuatu yang tidak berwujud. Salah satunya adalah pendidikan. Dengan meraih pendidikan setinggi mungkin, Anda akan memiliki banyak pilihan karena pendidikan ibarat modal untuk mewujudkan cita-cita Anda. Makin tinggi pendidikan Anda, makin tinggi pula kemungkinan Anda bisa melesat dalam karir karena Anda memiliki suatu spesifikasi keahlian. Maka dari itu, pendidikan juga salah satu bentuk investasi yang harus dimiliki oleh generasi milenial.

Selain pendidikan, ilmu pengetahuan yang Anda miliki akan memudahkan Anda untuk berkarya. Ilmu pengetahuan bisa didapatkan melalui seminar, workshop atau kursus singkat untuk menambah keahlian dan keterampilan Anda. Semakin banyak Anda membekali diri Anda dengan ilmu pengetahuan, maka semakin banyak hal yang bisa Anda lakukan. Jadi investasikan waktu Anda untuk mendapatkan lebih banyak ilmu pengetahuan sebagai bekal Anda untuk menghadapi tantangan global.

6. Investasi Pengalaman

Nah, apabila Anda sudah memiliki pendidikan yang baik, Anda perlu melengkapi keahlian Anda dengan pengalaman. Seseorang dibutuhkan bukan hanya karena tingkat pendidikan, tetapi juga karena pengalaman yang dimilikinya. Tidak salah kalau pengalaman disebut sebagai guru terbaik, karena dari pengalamanlah Anda belajar. Dengan pengalaman Anda akan lebih mudah beradaptasi dan lebih tahan terhadap situasi apa pun. Anda juga akan menjadi pribadi yang lebih cekatan dan dapat menemukan solusi dari setiap permasalahan yang ada.

Bagaimana? Apakah Anda sudah punya pilihan kira-kira jenis investasi apa yang akan Anda coba? Sebagai pemula, Anda bisa mencoba dari yang paling mudah terlebih dahulu dan jangan pernah berhenti belajar untuk meningkatkan kualitas diri. Suatu saat Anda akan merasakan manfaat berinvestasi.

Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.