Cara Terbaik Merawat Aki Motor Agar Lebih Awet

Aki menjadi salah satu komponen yang memiliki kegunaan penting. Selain menjadi kunci utama supaya strater motor bisa dinyalakan, aki juga berguna untuk menyalakan komponen kelistrikan. Untuk itulah, aki harus dirawat dengan baik sehingga tidak mudah soak atau mati.

Jika aki motor yang anda miliki soak, maka akan ada banyak kesulitan saat berkendara sebab lampu di motoe anda tidak bisa berfungsi dengan baik.

Jenis Aki Motor

Aki sendiri dibedakan menjadi dua jenis yakni aki basah dan kering yang didalamnya mengandung cairan berbentul asam sulfat [H2504]. Aki basah ini membutuhkan perawatan berkala sebab cairan di dalam aki harus tetap terjaga dibatas atas minimal supaya aliran arus bisa semakin maksimal dan tidak mudah rusak.

Untuk aki kering mengandung gel sebagai pengganti cairan elektrolit. Gel ini memiliki sifat susah menguap dan sisa pembuangan uap akan kembali masuk ke wadah aki di dalam wadah aki sehingga anda tidak harus melakukan proses isi ulang seperti ketika memakai aki basah. Untuk itulah aki kering mobil juga membutuhkan maintenance free.

Cara Merawat Aki Motor

Untuk mengatasi masalah aki motor, maka berikut kami punya beberapa tips untuk perawatan aki motor secara mudah.

  1. Perhatikan Pemakaian Aksesoris Pada Motor

Cara pertama untuk merawat aki motor yang bisa anda lakukan adalah dengan memperhatikan penggunaan aksesoris pada motor. Sebaiknya, usahakan untuk tidak memakai aksesoris yang terlau berlebihan pada motor anda khususnya untuk yang memakai energi listrik.

Sebagai contoh penggunaan aksesoris terlalu berlebihan adalah menambahkan lampu sebagai hiasan, perangkat audio rakitan atau mengubah jenis klakson motor yang melebihi batas anjuran. Meski ini adalah beberapa hal yang sederhana, namun bisa membuat aki motor lebih cepat soak dan juga mengurangi umur aki tersebut.

  1. Hindari Menyalakan Strarter Leketrik Dengan Paksa

Jika motor anda susah untuk dinyalakan, maka jangan menyalakan starter elektrik dengan cara dipaksa dan sebaiknya gunakan strarter manual atau engkol. Starter elektrik yang memakai aki sebagai sumber daya sebetulnya dirancang tidak hanya untuk mempermudah proses menyalakan motor namun juga dipakai dalam kondisi darurat seperti motor yang mati tiba tiba di jalan raya.

  1. Nyalakan Motor Setidaknya 15 Menit Setiap Hari

Di bagian dalam aki terdapat dua buah plat yang masing masing mempunyai kututb negatif dan juga positif yang terbuat dari bahan dasar kalsium timbal [PbCa]. Dengan bantuan kiprok yakni sejenis Diode Bridge yang menyuplai arus listrik ke aki, maka plat tersebut akan bereaksi pada cairan asam sulfat sehingga akan menghantarkan energi listrik ke beberapa komponen kelistrikan lainnya.

Dengan berjalannya waktu, maka sel sel yang ada di dalam aki akan mati atau kering sehingga untuk mencegah hal tersebut, nyalakan atau panaskan motor setidaknya 15 menit setiap hari. Selain itu, pakai strater manual ketika menyalakan motor dan jangan pernah memasak memakai strater elektrik jika memang motor sulit dinayalakan.

  1. Pastikan Komponen Kelistrikan Mati Ketika Motor Dimatikan

Hal selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah memastikan semua komponen kelistrikan lain seperti head lamp dan lampu sign dalam kondisi mati ketika anda akan mematikan motor. Ini penting dilakukan supaya ketika motor kembali dinyalakan, maka konsumsi aki yang dibutuhkan atau beban aki tidak terlampau besar.

Dengan memakai komponen kelistrikan dalam waktu yang bersama ketika motor dinyalakan, maka ini akan mengganggu kestabilan tegangan listrik pada motor anda.

  1. Periksa Ketinggian Cairan Dalam Aki

Usahakan juga supaya ketinggian cairan yang ada di dalam aki tidak melebihi batas atas dan bawah yang tertera. Jika memang sudah mendekati batas bawah, maka segera tambahkan H2O atau air suling ke dalam aki sampai hampir menyentuh batas atas.

Meski cairan yang ada di dalam aki berbentuk asam sulfat [H2SO4], akan tetapi pastikan selalu memakai H20 atau air suling supaya proses pengisian aki tetap menjaga derajat keasaman [pH] cairan yang ada di dalam aki.

  1. Periksa Kedua Terminal Aki

Jika memang diperlukan, kencangkan baut di bagian sambungan terminal dan pastikan tidak ada kebocoran di bagian sambungan atau katup terminal aki. Kebocoran aki akan berbahaya tidak hanya untuk motor namun juga untuk keselamatan anda khususnya karena sifat cairan asam sulfat yang bisa mengikis logam dan mudah terbakar.

Selain itu, kelonggaran di bagian sambungan aki juga bisa menyebabkan terjadinya kerak putih yang bisa menghambat proses aliran listrik menuju aki. Jika ketika diperiksa sudah ada kerak putih, maka segera basuh dengan air panas dan pakai sikat kawat untuk membersihkannya. Jika perlu, anda juga bisa memakai cairan WD40 untuk mengatasi kerak yang susah dibersihkan secara manual.

  1. Periksa Kiprok yang Mengalirkan Listrik ke Aki

Komponen ini berfungsi sebagai regulator untuk menyuplai listrik ke dalam aki khususnya di tahap tahap pengisian. Jika ada indikasi sepeti lampu motor redup atau menyala namun tidak stabil, maka kemungkinan salah satu penyebabnya ada di kiprok yang mulai rusak dan harus secepatnya diganti.

  1. Periksa Kebocoran di Badan Aki

Jika memang terjadi kebocoran pada badan aki, maka segera tukar aki lama anda dengan yang baru di beberapa bengkel resmi sekitar anda. Selain untuk mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan karena aki mengandung bahan beracun, mengganti aki juga bertujuan untuk mencegah meledak.

  1. Hindari Lubang atau Jalan Rusak

Ketika anda sedang mengedarai motor, maka sebaiknya hindari lubang atau jalan yang rusak karena bisa mengakibatkan goncangan berlebih pada motor anda. Hal ini akan menyebabkan kerusakan sel sel yang ada di dalam komponen aki lebih cepat jika terjadi guncangan berlebihan.

  1. Periksa Aki Setidaknya 1 Kali Sebulan

Setidaknya, anda harus memeriksa aki motor satu kali dalam sebulan. Biasanya, akses untuk melihat aki ini adalah di bawah jok, namun jika anda tidak yakin dengan tempat baterai, maka periksa secara manual. Ketika sedang memeriksa aki, sebaiknya lepaskan aki dan letakkan di permukaan yang rata. Namun jika bisa, maka anda bisa memeriksanya tanpa perlu melepas aki dari motor.

  1. Bersihkan Semua Terminal untuk Mencegah Korosi

Jika anda melihat zat berwarna putih seperti bubuk yang terbentuk di terminal, maka pertanda jika asam sudah bocor dari aki. Jangan sentuh asam tersebut secara langsung dan sebaiknya gunakan sarung tangan serta jangan dihirup. Lepaskan semua kabel dan pakai hidrogen peroksida atau baking soda untuk melarutkan asam tersebut.

Gosok semua area aki dengan sikat kawat untuk mengangkat penumpukan kotoran, sedimen dan lainnya. Jika tidak dibersihkan, maka asam bisa merusak aki sepenuhnya. Untuk asam putih biasanya terbentuk di sekitar terminal negatif. Sedangkan untuk asam biru terjadi pada terminal positif.

  1. Periksa Terminal untuk Memastikan Konektor Tidak Keluar

Anda bisa memeriksa terminal untuk memastikan konektor tidak keluar bersamaan ketika anda sedang membersihkan aki. Jika ada konektor yang longgar, ini bisa menyebabkan motor anda sering mati. Sebagian besar kabel dipasang lewat penjepit sekrup atau yang serupa sehingga anda harus memastikan kontak yang konstan antara aki dengan kabelnya.

Artikel Terkait


13 Mobil Bekas Paling Banyak Dicari Tahun 2019

Cara Ampuh Merawat Mobil Supaya Tidak Sering Masuk Bengkel

6 Vespa Matic Termahal di Indonesia, Harganya Ratusan Juta

Deretan Mobil Bekas Terbaik yang Bisa Anda Beli Dibawah 100 Juta

Sejarah Vespa, Scooter Piaggio yang Tak Lekang Usia

Pengertian Otomotif: Ruang Lingkup, Cabang Ilmu, Teknik dan Sistemnya

9 Kriteria Mobil yang Cocok untuk Taxi Online

Catatan Penting yang Harus Diketahui Saat Beli Mobil Lewat Lelang

10 Rekomendasi Helm Stylish Untuk Perlindungan Saat Berkendara

6 Kendaraan yang Lazim Digunakan di Kota London, Inggris

11 Jenis Ban Mobil Terbaik Untuk Melengkapi Performa Dengan Harga Terjangkau


Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.