8 Tips Aman Membeli Rumah Tipe 36, Agar Tidak Menyesal

Tips Aman Membeli Rumah Tipe 36 perlu diperhatikan sebelum benar-benar membelinya. Pasalnya, kita seringkali hanya termakan bujuk rayu marketing soal harganya yang murah. Misalnya rumah minimalis murah seharga cuma 100 juta-an atau bahkan 90 juta-an.

Biasanya, mereka yang terjebak pada kalimat marketing dan tidak mampu berpikir panjang adalah para generasi muda, seperti pasutri yang baru menikah. Dan naasnya, ternyata ada juga yang berasal dari keluarga tidak mampu karena rumah tipe 36 ini biasanya adalah jenis rumah yang disubsidi pemerintah.

tips aman membeli rumah tipe 36

img source: interdesain.com

Program KPR memang membuat siapapun memungkinkan punya rumah, asalkan mereka bertekad kuat menyicil kreditnya hingga 15, 20, 25, bahkan 30 tahun. Dengan maraknya KPR tanpa uang muka, juga membuat banyak developer closing jual-belinya dalam sekejap.

Kini beli rumah, cukup dengan modal 1 juta atau 3 juta saja sebagai booking fee, maka KPR bisa segera diproses. Orang sering mengabaikan tips aman membeli rumah tipe 36. Banyak yang pada akhirnya tidak sanggup melanjutkan KPRnya. Bahkan banyak pula yang merasa aman, ternyata sebenarnya sedang membeli properti yang seolah-olah bisa hancur, ketika sudah lunas.

Sebelum membahas tips aman ini, mari kita pelajari dulu mengenai kelemahan dan keunggulan rumah tipe 36. Mengapa yang dikritisi adalah jenis rumah ukuran 36 ini? Sebab inilah rumah yang segmentasi market terbanyak di Indonesia.

Kelemahan Rumah Tipe 36

Rumah tipe 36 adalah jenis rumah dengan ukuran terkecil. Biasanya hanya memuat beberapa ruangan vital, seperti 2 kamar, 1 ruang tamu, 1 ruang tengah, 1 kamar mandi dan 1 dapur.

Ya, memang kecil sekali rumah ini. Bahkan proporsi itu kerap tidak memenuhi standar mata memandang karena terasa sangat sempit. Dan pembagian ruang itu bahkan bisa jadi hanya terjadi pada rumah tipe 45 dan 50.

Namun kalau kita membicarakan kelemahan rumah tipe 36 hanya dari ukurannya yang sempit sama saja kita memaksakan daun tumbuh di musim gugur. Itu adalah mustahil dan bukan solusi.

Maksudnya, sebetulnya masih ada banyak kelemahan rumah tipe 36 yang harus diwaspadai dalam tips aman membeli rumah tipe 36 ini, seperti:

1. Rentan terjadi kerusakan
2. Harus direnovasi lagi
3. Kurang memiliki privacy lingkungan

Kelebihan Rumah Tipe 36

Ada kekurangan, tentu ada kelebihannya. Tentu tidak bijaksana jika menganggap semua developer sama saja mau cari untung sendiri. Atau memandang bahwa rumah subsidi itu tidak ada yang awet.

Maka kelebihan dari rumah tipe 36 ini yang paling menguntungkan adalah tentang harganya yang murah. Di mana dalam bidang properti, rumah jenis ini sangat mudah dijadikan agen passive income.

Jadi bisa saja kita membeli rumah ini bukan untuk dihuni, melainkan untuk disewakan per bulan. Tentunya uang akan mengalir terus di pundi-pundi. Dan ingat, bahwa tips aman membeli rumah tipe 36 yang ini hanya berlaku untuk kalangan investor saja.

Kalau yang ingin menjadikan rumahnya sebagai hunian keluarga, inilah beberapa kelebihan rumah berukuran 36:

1. Cicilan murah
2. Bisa langsung dihuni
3. Cocok untuk keluarga muda

Tips Aman Membeli Rumah Tipe 36

Sebelum deal membeli rumah ukuran 36, baik cash maupun kredit, sebaiknya terapkan dulu tips-tips di bawah ini:

1. Kenali Siapa Developernya

Mengenali dulu siapa developernya memang sangat penting dilakukan karena track record developer menentukan bagaimana kualitas propertinya. Untuk mengenalinya janganlah hanya melihat dari profil marketing dalam selebarannya saja.

Namun lihatlah pada rumah-rumah tipe 36 yang pernah dibangun sebelumnya. Apakah kualitasnya bagus atau tidak dan penjualannya laris atau tidak. Dengan melihat ini bisa menjadi acuan apakah produk propertinya layak dibeli atau tidak.

2. Analisis Material Bangunan

Setiap kali akan beli rumah tipe 36, pastilah bakal disuguhi berbagai informasi mengenai material bangunan. Namun jangan langsung percaya pada kata-kata dan tulisan. Namun harus mengecek sendiri materialnya ini.

Survei lah terlebih dahulu ke rumah yang hendak dibeli. Dan lihat sendiri bagaimana kondisi kusennya, lantainya, dindingnya dan atapnya. Ya, pokoknya semuanya harus dicek sendiri karena biasanya material bangunan untuk tipe rumah 36 itu kualitasnya menengah ke bawah.

3. Pertimbangkan Lokasi Perumahan

Kalau mau beli rumah, tinjau dulu lokasinya. Pertimbangkan, apakah sudah tepat atau belum membelinya. Terkadang banyak orang yang asal beli saja rumah tipe 36 yang murah. Mereka mengabaikan tips membeli rumah tipe 36 ini. Ujung-ujungnya tidak betah.

Biasanya, orang menjadi tidak betah tinggal karena lokasinya yang terlalu sepi, di tengah sawah, atau bahkan jauh dari tempat bekerja. Kalau sudah begini kan rugi sendiri kalau KPR nya harus dilepas. Atau rumahnya buru-buru dijual lagi.

4. Pastikan Sistem Penerangan, Irigasi dan Sanitasi

Kondisi listrik, pengairan dan sistem sanitasi atau pembuangan air harus dicek juga. Apakah sudah layak atau belum. Dan jangan lupa tanyakan mengenai bagaimana pengelolaan sampah di sana. Semata-mata agar ke depannya rumah dan lingkungan menjadi bersih.

5. Renovasi Lagi

Tips aman membeli rumah tipe 36 selanjutnya adalah dengan merenovasinya lagi. Jadi begitu beli, sebaiknya langsung renovasi saja. Biasanya ada ketidaknyamanan pada model pintu atau bahkan atapnya.

Namun kebanyakan orang yang merenovasi rumah tipe 36 adalah karena dia membeli dua rumah sekaligus yang berdampingan. Kemudian rumahnya dijebol untuk dijadikan satu. Namun intinya kegiatan renovasi rumah baru dilakukan untuk membuat rumah jadi lebih baik.

6. Mendaftarkan Pada Program Asuransi

Rumah tipe 36 biasanya tidak langsung mendapatkan perlindungan asuransi, kecuali ini merupakan program dari developer. Namun tidak ada salahnya untuk membeli asuransi rumah. Karena pada dasarnya tinggal di lingkungan perumahan tipe 36 juga rentan terjadi kecelakaan seperti kebakaran.

7. Membangun Sistem Security dan Komunikasi Lingkungan

Banyak developer perumahan cluster maupun besar yang sudah memiliki sistem security yang bagus, seperti one gate system. Namun sistem ini lebih efektif pada perumahan cluster saja yang paling-paling jumlah rumahnya hanya 10 unit maksimal.

Kalau untuk tipe perumahan besar, alangkah baiknya untuk membangun sistem pengamanan dan keamanan lingkungan tersendiri. Komunikasi antar warga harus lebih digalakkan. Misalnya melalui program ronda.

8. Membeli Rumah Tanpa Riba

Ini bisa pula disebut tips aman membeli rumah tipe 36. Cobalah untuk tidak selalu bergantung pada program KPR karena mereka menerapkan suku bunga yang artinya ini mengandung riba.

Namun kini sudah banyak sistem jual-beli properti secara syariah yang tidak menerapkan suku bunga. Pembeli bisa tetap kredit dan pembayarannya biasanya dilakukan langsung kepada sang developer.

Apakah membeli rumah tanpa riba jauh lebih aman? Ya, tentu saja jauh lebih aman bagi masa depan pemiliknya di kehidupan akhirat kelak. Dan ini sangat cocok pula untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan seperti kredit macet dan disita oleh bank. Karena biasanya program kredit dari developernya sendiri memiliki keringanan untuk keterlambatan nyicil.

Artikel Terkait


Tembok Rumah Dicoret-Coret Anak? Ini Cara Menghilangkan Noda Coretan Pada Tembok

7 Taman Rumah Minimalis yang Keren Banget

Lebih Untung Mana, Beli Rumah Inden atau yang Sudah Jadi?

Kelebihan dan Kekurangan yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Memasang Lantai Teraso

11 Langkah Penting Dalam Membeli Rumah Untuk Investasi

11 Variasi Pola Lantai Untuk Hunian yang Lebih Estetik

Perbedaan Rumah Cluster dan Townhouse yang Wajib Dipahami Agar Tidak Menyesal

10 Cara Memberikan Kesan Luas Pada Rumah Sempit Minimalis

Strategi Jual Properti Sukses Dengan Harga Tinggi dan Cepat Laku

Inspirasi Rumah Minimalis Jepang yang Menenangkan, Cocok Untuk Hunian Mungil

Ingin Menjadi Broker Properti Ketika Krisis? Ini Tipsnya!

Cara Cerdas Bisnis Properti, Anti Bangkrut!


Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.