6 Langkah Awal dalam Membangun Brand Usaha

img source: rawpixel.com

Untuk memulai suatu usaha, ada beberapa hal atau langkah-langkah yang harus Anda pahami. Anda harus memahami bagaimana cara membangun brand usaha dari awal. Membangun brand usaha bukanlah hal yang mudah. Tidak jarang para pelaku usaha mempercayakan urusan brand ini kepada tenaga profesional sebab menginginkan brand yang efektif, berkualitas dan mampu menggaet konsumen.

Brand akan mempengaruhi usaha atau bisnis Anda. Dapat dikatakan brand ibarat wajah atau visualisasi dari usaha Anda. Semakin menarik brand Anda, maka akan semakin efektif dalam menjangkau pasar. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk menciptakan brand yang juga tepat sasaran dan dapat mewakili identitas usaha Anda. Nah, apa saja hal-hal yang harus Anda perhatikan ketika membuat sebuah brand usaha? Berikut ini adalah langkah-langkah dalam membangun brand usaha dari awal yang bisa Anda coba.

Analisis Target Pasar

Ketika akan membangun usaha, hal mendasar yang harus Anda lakukan pertama kali adalah menentukan target pasar dan melakukan riset terhadap target pasar yang akan dituju. Penting untuk memahami kepada siapa Anda akan menjual produk atau jasa dan dimanakah Anda dapat menemukan audiens atau pasar tersebut. Jika Anda sudah memahami kedua hal tersebut, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikutnya. Namun, apabila Anda masih ragu dengan target pasar yang ingin Anda tuju, Anda bisa mempelajari kompetitor Anda, kepada siapa mereka menawarkan produk atau jasa dan dimana mereka memasarkan produk dan jasa tersebut.

Bagaimana cara Anda mempelajari masalah target pasar dan kompetitor ini? Anda bisa minta bantuan Google dan melakukan pencarian atau melihat media sosial dari usaha-usaha yang sudah memulai lebih dulu. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin dan lakukan observasi pada calon audiens mengenai brand apa yang menjadi favorit mereka.

Contoh sederhana, Anda ingin membangun sebuah penginapan di kawasan pariwisata. Terlebih dahulu Anda harus menetapkan siapa yang menjadi target pasar Anda. Apabila Anda menyasar para backpacker, maka bangunlah hostel sederhana dengan budget yang sesuai dengan kantong backpacker. Anda bisa mencari tahu berapa pasaran tarif per malam dan tipe kamar dari kompetitor Anda. Anda bisa menganalisis dengan cara sebaliknya, apabila Anda memiliki properti dekat kawasan kampus atau area perkantoran maka lebih baik Anda menjadikannya rumah kost karena akan menangkap lebih banyak pasar potensial.

Buat Nama Brand yang Menarik

Setelah menentukan target pasar, membuat nama brand menjadi hal penting berikutnya yang harus Anda tetapkan. Tidak dapat dipungkiri bahwa nama sebuah brand akan mempengaruhi bisnis Anda. Apakah nama brand Anda mudah diingat, mudah diucapkan, atau justru malah kurang menarik atau berkarakter. Pada akhirnya sebuah brand lebih dari sekadar nama, jadi harus dipikirkan baik-baik karena nama tersebut yang akan dikenal dan menyangkut reputasi usaha Anda. Nama brand akan berpengaruh pada pembuatan logo, marketing hingga pendaftaran merek dagang. Sebaiknya, buatlah brand yang unik, memiliki arti dan mudah diingat. Jika nama brand Anda memiliki arti luas akan lebih baik karena akan memudahkan Anda ketika akan mengembangkan bisnis atau usaha di bidang lain.

Di Indonesia sendiri salah satu nama brand yang mudah diingat adalah Go-Jek. Nama yang sederhana tetapi memiliki arti dan mudah diingat orang. Selain itu pelafalan nama Go-Jek mudah diucapkan. Ketika Go-Jek mengekspansi bisnis di bidang lain, nama brand tersebut mudah diimprovisasi seperti Go-Food untuk layanan pesan antar makanan atau Go-Clean untuk layanan bersih-bersih. Hal inilah yang kemudian membuat nama Go-Jek terdengar familiar di telinga masyarakat.

Menentukan Fokus Brand

Menentukan fokus brand juga menjadi hal yang sangat penting. Fokus brand tersebut akan mempengaruhi aspek-aspek yang ada dalam usaha Anda. Anda harus dapat menjawab pertanyaan kepada siapa Anda akan memberikan nilai brand itu, apa bidang yang Anda fokuskan, apa saja yang akan Anda tawarkan, dan bagaimana Anda menawarkan brand tersebut?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus bisa Anda jawab karena akan berpengaruh pada metode Anda dalam menjalankan usaha. Selain itu, fokus usaha akan mempengaruhi karakteristik brand Anda. Anda pun bisa merancang bagaimana penampilan brand Anda dan apa yang akan Anda lakukan untuk menggaet audiens.

Fokus usaha juga akan membantu Anda untuk tetap on track atau pada jalur yang semestinya sehingga Anda tidak mudah berbelok yang menyebabkan usaha Anda tidak konsisten. Terkadang pelaku usaha tergoda untuk melakukan banyak hal dan akhirnya tidak fokus dengan apa yang sudah direncanakan di awal. Hal itu disebabkan belum beres perencanaan yang satu, pelaku usaha sudah tidak sabar untuk mengeksekusi ide yang lain sehingga tidak memiliki skala prioritas. Maka dari itu, menetapkan fokus menjadi hal wajib yang harus Anda lakukan dalam membangun brand usaha.

Membuat Slogan Brand

Slogan yang menarik akan membuat brand Anda semakin dikenal dan familiar. Slogan ini nantinya akan Anda tempatkan pada website, kartu nama dan media sosial. Namun membuat slogan yang singkat, menarik, memiliki kesan, dan juga mampu mewakili brand Anda bukan hal yang mudah. Anda bisa menggunakan jasa konsultan profesional jika merasa kesulitan.

Contoh brand di Indonesia dengan slogan yang populer adalah Teh Botol Sosro dengan 'apa pun makanannya, minumnya tetap teh botol sosro'. Nutrisari juga sempat populer dengan tagline 'jeruk kok minum jeruk'. Contoh lain yang juga menarik adalah 'orang pintar minum tolak angin' yang dipopulerkan oleh Tolak Angin. Slogan-slogan tersebut tak dipungkiri mempengaruhi audiens dan brand tersebut selalu diingat, bahkan sering dijadikan bahan bercanda ketika ngobrol santai.

Desain Logo yang Menarik

Nah, setelah membuat slogan atau tagline, hal penting yang cukup susah untuk dibuat adalah desain logo brand Anda. Untuk membuat logo yang menarik dan berkualitas tidaklah mudah. Bisa dikatakan, logo ibarat wajah dari brand Anda. Jadi desain logo ini harus benar-benar Anda rancang dengan kualitas baik agar terlihat lebih profesional. Logo yang baik harus mampu menunjukkan identitas usaha dan mampu menyiratkan pesan dan tujuan dari usaha tersebut. Apabila Anda kesulitan dalam merancang logo, Anda bisa menggunakan jasa desainer profesional untuk membantu Anda.

Salah satu contoh logo brand yang ikonik adalah logo Adidas berupa tiga garis yang berdekatan. Saat melihat logo tersebut, orang akan langsung mengenalinya sebagai Adidas. Contoh lain adalah logo Nike yang menyerupai tanda centang dan menjadi salah logo paling terkenal di dunia.

Menentukan Penampilan Brand

Setelah berhasil membuat logo brand yang menarik, langkah selanjutnya adalah menentukan penampilan brand. Anda harus menampilkan brand image secara visual dan menjadikannya karakteristik brand Anda, misalnya, warna yang akan Anda gunakan, jenis huruf atau font dan tema dari brand itu sendiri. Apakah Anda ingin menampilkan kesan formal atau kasual? Monokromatik atau colorful? Saat menentukan penampilan brand, sesuaikan dengan nama, slogan dan target audiens Anda. Jika Anda menarget anak muda, Anda bisa membuat penampilan brand yang lebih kasual. Anda bisa mendapatkan inspirasi melalui aplikasi atau tool seperti Stylify.me untuk inspirasi warna dan Font Pair untuk inspirasi jenis-jenis huruf.

Membangun sebuah brand usaha memang bukan pekerjaan mudah. Anda harus memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai faktor. Langkah-langkah yang dipaparkan di atas akan membantu Anda dalam melangkah. Namun, hal penting yang harus Anda jaga adalah konsistensi dan ketekunan Anda dalam membangun brand usaha tersebut. Memiliki pengetahuan dan terbuka menerima inovasi juga akan membuat usaha atau bisnis Anda dapat berkembang. So, jangan pernah berhenti untuk belajar dan mencoba hal baru.

Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.