10 Aturan Diet Sehat Ibu Menyusui Yang Aman Dan Benar

https://www.parents.com/baby/breastfeeding/basics/breastfeeding-diet-the-best-foods-for-nursing-mothers/

Pasca melahirkan, hal yang paling sering dipermasalahkan oleh wanita adalah mengenai bentuk tubuhnya. Meskipun bentuk tubuh dan berat badan dapat kembali lagi seperti semula, namun tentu saja ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Apalagi jika anda merasa kurang PD dengan bentuk tubuh yang dimiliki, tentunya anda akan melakukan berbagai macam hal termasuk menjalani diet ketat. Namun perlu anda ketahui jika menjalani program penurunan berat badan selama masa menyusui bukanlah hal yang baik. Mengingat nutrisi yang dibutuhkan ibu sama seperti saat hamil, bahkan bisa saja lebih. Jika anda menjalani diet ketet selama menyusui, bukan tidak mungkin jika ini akan berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan bayi. Akan tetapi sebenarnya ibu menyusui masih bisa menjalani program diet, asalkan dilakukan dengan tepat dan tak membahayakan. Jika anda ingin melakukan program diet sehat ibu menyusui, perhatikan aturan diet sehat di bawah ini.

1. Rajin-rajin Menyusui

Menyusui anak tentunya menjadi kewajiban bagi ibu setelah melahirkan. Karena memang ini menjadi nutrisi utama dan dibutuhkan oleh anak. Namun siapa sangka jika hal ini juga membantu anda untuk menurunkan berat badan. Dibandingkan dengan menjalani diet ketat yang tak sehat, akan lebih baik jika nda rajin-rajin menyusui anak. Menyusui akan membantu menurunkan berat badan karena mempermudah mengurangi tumpukan lemak terutama di bagian paha, pantat, dan pinggul. Mungkin cara ini tak akan membuat berat badan turun dalam waktu singkat, namun akan sangat membantu program penurunan berat badan yang anda jalani. 

2. Jangan Terburu-Buru Untuk Diet

Seringkali rasanya ibu ingin cepat-cepat untuk mengembalikan bentuk tubuh dan berat badan kembali ideal setelah melahirkan. Namun tunggu dulu, jangan langsung terburu-buru menurunkan berat badan setelah melahirkan. Anda masih bisa menjalani diet sehat ibu hamil, namun hindari saat awal-awal sesuai melahirkan. Setelah melahirkan, ibu membutuhkan lebih banyak nutrisi guna mempercepat proses pemulihan tubuh pasca melahirkan. Jika anda terburu buru melakukan diet pasca melahirkan, ini akan membuat proses pemulihan lebih lama dan membuat tubuh jadi lebih lelah. Jika memang ingin melakukan diet saat menyusui, maka sebaiknya lakukan minimal 2 bulan setelah proses melahirkan. 

3. Turunkan Asupana Makanan Secara Bertahap

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, lakukan program diet sehat ibu menyusui secara perlahan dan bertahap. Jangan menurunan porsi makanan sehari harinya secara drastis yang malah membuat produksi ASI menurun. Jika penurunan asupan kalorii terjadi secara tiba tiba dan dalam jumlah banyak, tubuh akan meresponnya sebagai bentuk "kelaparan". Dan berakibat jumlah produksi ASI menjadi menurun dan tentunya berdampak buruk bagi bayi anda. 

4. Jangan Terlalu Membatasi Makanan

Meskipun anda sedang dalam masa menurunkan berat badan, namun bukan berarti jika anda terlalu ketat dengan membatasi makanan yang dikonsumsi. Anda tetap harus memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Setidaknya saat hamil dan menyusui, ibu harus mengkonsumsi 1500-1800 kal per harinya. Bahkan beberapa ibu mungkin lebih membutuhkan banyak kalori. Jadi jangan sampai kurang dari kisaran angka tersebut karena malah akan menganggu produksi ASI yang dikeluarkan. Dan setidaknya maksimal ibu yang menyusui hanya dapat menurunkan berat badan sekitar 0.5-1kg saja per minggunya dan jangan sampai melebihi batasan ini. 

5. Pastikan Kebutuhan Cairan Tubuh Tetap Terpenuhi

Saat menjalani program diet sehat ibu menyusui, maka pastikan jangan sampai kebutuhan cairan di dalam tubuh kurang. Air putih akan sangat berpengaruh untuk menjaga kadar serta jumlah produksi ASI di dalam tubuh. Maka apstikan ibu minimal mengkonsumsi 2 liter atau sekitar 8 gelas air putih setiap harinya. Meskipun air putih menjadi sumber cairan yang terbaik untuk memenuhi asupan cairan sehari harinya. Namun ibu juga bisa mengkombinasikannya dengan susu maupun jus buah. Selain memenuhi kebutuhan cairan ini juga akan membantu memenuhi nutrisi yang dibutuhkan saat masa menyusui. 

6. Makan Lebih Sedikit Dan Lebih Sering

Jika anda ingin menurunkan berat badan saat masa menyusui, maka akan lebih baik untuk makan dengan porsi yang lebih sedikit namun lebih sering. Pasca melahirkan, tubuh ibu tentunya akan mudah terasa lelah dan menginginkan untuk mengkonsumsi karbohidrat dan makanan yang diproses, bukan buah atau sayuran. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menahan keinginan makan tersebut adalah dengan makan dalam porsi yang sedikit namun lebih sering. 

7. Makan Makanan Sehat

Tentu saja selama menjalani diet sehat ibu menyusui, wajib bagi anda untuk banyak mengkonsumsi makanan sehat setiap harinya. Sebenarnya banyak jenis makanan sehat yang diperuntukkan bagi ibu hamil, seperti buah-buahan, biji-bijian, kacang, daging tanpa lemak, beras merah, telur, ikan salmon, susu rendah lemak, sereal, sayuran, dan roti gandum. Selain menggunakan bahan makanan yang sehat, anda juga perlu memperhatikan cara penyajian makanan. Jika biasanya anda sering emngolah makanan dengan cara digoreng, maka kini ganti dengan merebusnya karena kadar kalorinya lebih sedikit dibandingkan dengan menggorengnya. Selain itu hindari mengkonsumsi minuman yang manis dengan kandungan kalori tambahan, akan lebih baik untuk memilih air putih yang terbilang lebih sehat. 

8. Lakukan Olahraga Secara Rutin

Untuk membantu penurunan berat badan jadi lebih cepat, ibu bisa melakukan olahraga secara rutin untuk membakar kalori yang ada di dalam tubuh. Ini akan jauh lebih membantu dibandingkan anda melakukan diet ketat. Berolahraga tak hanya membantu agar berat badan turun lebih cepat, namun juga akan membantu mengencangkan kembali otot-otot yang telah mengendur setelah melahirkan. 

9. Cukup Tidur

Dalam diet sehat selama masa menyusui, tidur merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Tidur yang cukup sama pentingnya dengan olahraga dan diet yang dilakukan. Namun rasanya bagi ibu menyusui, sangat sulit untuk bisa mendapatkan tidur yang cukup. Namun dengan cukup tidur akan sangat membantu agar ibu bisa cepat memperbaiki kondisi tubuh menjadi lebih sehat setelah melahirkan. 

10. Konsultasikan Dengan Ahli Gizi

Ibu juga bisa berkonsultasi dengan ahli gizi dalam merencanakan penurunan berat badan yang sehat pasca melahirkan. Tentunya ahli gizi akan membantu untuk merancang program diet yang tepat dilakukan ibu hamil beserta asupan nutrisi yang tidak boleh terlewatkan. dengan begitu, diet yang anda jalani nantinya tidak akan membahayakan ibu dan anak. 

Sah-sah saja untuk melakukan diet selama masa menyusui, asalkan dilakukan dengan cara yang sehat dan tepat. Mengingat hal ini akan sangat berdampak pada kondisi kesehatan ibupasca melahirkan serta produksi ASI untuk anak. Meskipun ibu bersemangat untuk segera menurunkan berat badan menjadi ideal kembali, namun tetap saja harus bersabar dan jangan sampai memaksakan diri. Ikut aturan diet sehat ibu menyusui sehingga program diet yang anda jalani bisa memberikan hasil yang optimal dan tidak sampai berdampak buruk. 

 

 

Artikel Terkait


Ini Dia 7 Tips Untuk Mencegah dan Mengusir Nyamuk

Tanaman Obat Keluarga, Obat Alami untuk Keluarga di Rumah

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Baik dan Sehat Untuk Dikonsumsi

Mengenal Angin Duduk, Penyebab, Dan Cara Mengobatinya

15 Makanan Pengganti Nasi yang Sehat untuk Diet

Ini Dia 6 Tips Hilangkan Sakit Kepala Akibat Stres

Jangan Sampai Salah! Beginilah Cara Merawat Wajah Yang Baik Dan Benar

Inilah 10 Khasiat Madu Asli Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Berbagai Cara Mengatasi Asam lambung Yang Bisa Anda Coba Dirumah

Ini Dia 11 Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

9 Pantangan Makanan Yang Wajib Dihindari Oleh Ibu Selama Masa Kehamilan

Sulit Tidur Meskipun Tubuh Lelah? Ini 8 Tips Sederhana Untuk Mengatasinya


Baca Juga

Anda Punya Komentar atau Pendapat?

Medaftar Newsletter

Berlangganan artikel kami untuk mendapatkan informasi terbaru melalui kotak masuk email Anda. Kami tidak akan mengirim spam karena kami selalu menghargai privasi Anda.